kribo

penulis malas

Kribo dan Malam Minggu

with 9 comments

Malam minggu. Tidak ada malam yang lebih membosankan dari malam minggu. Karena bagi pria itu, tidak ada suara di malam minggu. Kantor, yang sekaligus jadi rumah tinggalnya, sepi. Hanya dirinya berteman desis kipas dari laptopnya.

Bisa saja dia memilih untuk menonton film-film komedi yang sudah diunduhnya. Tapi buat apa tawa, jika sendiri. Happiness is about sharing. Senang dan bahagia tak berarti kalau tidak dibagi.

**

Tapi malam minggu itu istimewa. Di ruangan 3 x 3 itu dia tersenyum. Sesekali keluar tawa lepas. Kadang ekspresinya berubah jadi empati. Sebentar. Lalu tersenyum lagi.

Google reader. Maha hebat Google yang telah menciptakan situs pengumpul tulisan ini. Tidak ada pilihan lain di malam dingin itu. Melihat perkembangan dunia. Membaca curahan-curahan hati orang lain di jagad maya.

Malam itu dia menemukan kumpulan tulisan baru. Tulisan-tulisan singkat berkesan. Cerpen-cerpen yang menggugahnya, untuk tertawa dan bersedih hanya dalam kurang dari 500 kata.

Dibukanya tiap-tiap halaman blog itu. Dari post terakhir hingga Hello World. Dari Hello World hingga post terakhir. Bolak balik. Hari berganti pun tak terasa. Sudah seperti gila, dia senyum-senyum sendiri. Tak habis pikir dirinya bagaimana tulisan itu dibuat oleh si penulisnya.

Dia jatuh cinta. Pada tulisan-tulisan itu. Mungkin juga pada penulisnya. Tentu saja penulisnya adalah wanita.

Malam itu dia bertekad menulis kembali. Dia berjanji, lagi.

Advertisements

Written by ray rizaldy

9 June 11 at 7:58 am

Posted in raie

9 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Link-nya apa? πŸ˜›

    Zakka

    9 June 11 at 8:16 am

  2. I told ya. Baca tulisan orang bisa bikin jatuh cinta. :))
    Pejaten Village lagi yuk, Ray!

    batbatari

    9 June 11 at 8:57 am

  3. Iya ray, linknya apa?
    Manjur bikin ane bertekad nulis lagi juga ga ya.. πŸ˜€

    irfanhanif

    9 June 11 at 10:04 am

  4. linknya apa?
    *nimbrung

    Jofa

    9 June 11 at 2:03 pm

  5. wahahaha, ntar ah. buat konsumsi pribadi. tiap orang punya selera yang berbeda to. πŸ˜€

    @batari: hayooo. kita ke desa pejaten lagi. main di sawah, main sama sapi. *lho* lo kapan ke ostrali jadinya?

    ray rizaldy

    9 June 11 at 2:27 pm

  6. Link link

    reiSHA

    10 June 11 at 7:22 am

  7. Ah, ngejar mulu. Kapan dapetnya sih? :))

    Fadilla Tourizqua

    11 June 11 at 4:45 pm

  8. nice post bang πŸ™‚

    ady

    12 June 11 at 5:36 pm

  9. ‘……. Dia jatuh cinta. Pada tulisan-tulisan itu. Mungkin juga pada penulisnya. Tentu saja penulisnya adalah wanita…….’

    *jadi kurang tertarik ah baca nya, ntar takut Jatuh Cinta juga pada si penulisnya hha :))

    ‘… Malam itu dia bertekad menulis kembali. Dia berjanji, lagi.’

    *mana atuh lanjutan cerita yang lain nya??

    uismangan

    13 June 11 at 11:45 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: