kribo

penulis malas

The Traveller’s Tale #3

with 12 comments

Pagi ini seperti pagi lainnya di Jakarta. Macet. Saya terjebak dalam mobil travel bersama Ibun. Rencananya kami bertemu dengan klien jam 10 pagi di daerah Semanggi Jakarta. Tapi seperti yang terjadi di pagi-pagi yang lain, kami berdua terlambat bangun. Travel keberangkatan 6.30 yang  sudah dipesan sebelumnya jelas terlalu pagi untuk saya dan Ibun.

Di pagi yang sudah tidak buta, motor tanpa remnya Ibun dikebut. Target: travel keberangkatan 7.45 arah Pancoran. Berhasil. Kami sampai tepat waktu di Cihampelas. Tepat 15 menit setelah mobil ke arah Pancoran itu berangkat. Terbayang kan, jam berapa kami baru berangkat. Haha.

Inisiatif. Kami ke Pasteur. Nama “menit terakhir” memang cocok sekali dengan travel ini. Kami dapat jatah bangku belakang, semenit sebelum mobil keberangkatan Blora itu beranjak meninggalkan Bandung.

Rezeki memang tak kemana. Dua bangku di tengah masih kosong. Plus lagi ada makhluk berjenis kelamin wanita mirip Putri Titian di ujung bangku sana.

Dan disinilah saya. Terjebak. Di kiri saya ada Ibun. Di kanan ada Putri Titian dengan opacity 70%. Ibun seperti yang sudah pernah saya tulis disini, adalah orang yang suka pamer. Kenalan sama cewek, pamer. Dicurhatin cewek, pamer. Jalan sama cewek, beuh… apalagi. Cuma diputusin pacar saja yang dia tidak pamer. Saya ingin lihat aksi realnya. Ibaratnya belajar on the spot dari sang ahli.

Mengecewakan. Ibun cuma duduk manis menghadap gadgetnya. Mungkin segala pamer tentang wanita yang diceritakannya cuma fiktif. Sebenarnya dia mengidap Schizophrenia.

On the spot learning: failed.

Putri Titian ada di sebelah kanan. Duduk. Tapi tak tenang. Sejak memasuki pintu Tol Jatibening, dirinya gelisah. Mungkin janji dengan seseorang. Dua kali dalam semenit dia menegakkan duduknya. Melihat ke jendela. Melihat pergelangan yang tak ada jamnya. Buka tas, lalu lihat jam di ponselnya. Lalu rebah lagi di senderan bangku. Tegak lagi, lihat jendela, lihat jam tangan fiktif, lihat ponsel, rebah. Terus begitu.

Bayangkan dari pintu Tol Jatibening sampai ke poll travel paling tidak butuh 45 menit. Putri Titian melakukan ritual gelisahnya 2 kali per 1 menit. Berarti dalam perjalanan perjalanan itu Titian tegak-rebah-tegak-rebah sebanyak 90 kali. (eh eh.. sudah… sudah… cukup kalkulusnya).

Hmmm.. berpikir positif, mungkin dia ingin saya yang ada di sebelahnya ini menyapa.

“Buru-buru ya, Mbak?”
“Hehe… Sebenernya gak tau jalan nih”
“Mau turun dimana?”
“Kalau mau ke Plasa Senayan, turunnya dimana ya, Mas?”
“bla… bla… bla…”

Oh itu tidak terjadi. Percakapan itu hanya terjadi di kepala saya saja. Tapi saya bukan Schizophrenia. Tenang saja.

Putri Titian semakin menjadi gelisahnya. Dia menggerutu sendiri sambil menatap kemacetan dari jendela. Tangannya memegang bangku depan bagai penumpang pesawat di serial Air Crash Investigationnya National Geographic. Keningnya berkeringat.

Oh ya, saya tau gelagat ini. Saya pernah melihat yang serupa dalam perjalanan lain. Pengalaman saya menyimpulkan waktu ini bukan waktu yang bagus untuk memulai obrolan “buru-buru ya, mbak?” Bisa-bisa dilempar dari patung Pancoran saya.

**

Travel sudah sampai di persimpangan Blora-Sudirman saat itu. Ponsel Putri Titian berdering.

“HALLO…,” Dia menerima teleponnya sedikit berteriak.

“IYA MAMAH… MACET NIH DARI TADI.”

“ARGHHH… IYAAA TAU NIH.. MANA KEBELET PIPIS LAGI DARI TADI. GRHHH”

Saya dan Ibun saling tatap. Ibun nyengir. Saya senyum kecut. Salah tebak, saya kira dia kebelet beol. Duh.

Advertisements

Written by ray rizaldy

28 January 11 at 4:20 pm

12 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Gubrak.. (lol)

    reiSHA

    28 January 11 at 8:28 pm

  2. assa.
    hag2, tp gpp kli ray ngajak ngobrol, sapa tau obrolan ama muka kau bikin dia jd lupa klo kebelet fufufu
    wass.

    ricong

    29 January 11 at 5:15 am

  3. hohoho, kirain ada lanjutannya apa gitu. :p

    gita

    29 January 11 at 9:47 am

  4. “Anu mbak, ini saya ada Aqua gelas kosong..”

    ikram

    29 January 11 at 6:51 pm

  5. @sha: waktu denger ditelpon itu lebih gubrak lg sha. hahaha

    @ricong: waduh, pengen sih. tapi daku belom punya jurusnya gimana caranya ngobrol jadi lupa kebelet. 😀

    @gita: 😀 oh ada sih. abis denger itu ac daku matiin. sok gentle. B-)

    @ikram: jangan deh, ntar belepotan di kursi. pesing. hahaha

    ray rizaldy

    31 January 11 at 12:27 pm

  6. bwahahahaha.. kecantikan sejati seorang perempuan terlihat saat ia kebelet pipis. emangnya ga bisa berhenti ya Raie?

    capcaibakar

    31 January 11 at 4:20 pm

  7. hahaha, dari keanggunannya duduk-tegak-duduk-tegak yak. :p
    kayaknya kalo dia ngomong ke sopirnya bakalan berenti deh. cuma baru ngomong pas di telepon. mungkin memang wanita begitu.. #ngasal

    ray rizaldy

    31 January 11 at 10:48 pm

  8. numpang blog walking ya boss.. bahasa tulisan ente halus tapi mayan kocak gan.. keep it up! 😀

    alitt

    4 February 11 at 3:48 am

  9. udah lama ga blogwalking kesini.
    tapi saya juga suka nahan2 pipis gitu kalo di travel, daripada bilang ke supirnya minta berenti, ngga enak sama yang lain perjalanannya nanti terganggu soalnya berenti-berenti. hehe

    tyas

    6 February 11 at 10:59 pm

  10. @alitt: wahh, daku dikunjungin sama penulis buku. terima kasih, terima kasih. 😀

    @tyas: hahaha, kalo tyas kira2 bakal rebah-tegak-rebah-tegak juga kah? *jadi penasaran*

    ray rizaldy

    8 February 11 at 10:20 pm

  11. pengen disapa itu ray.. masa orang kebelet pipis liat jam? kecuali kalo pipisnya emang udah dijadwal jam tertentu gitu. pengen ditanya dia, hehehe..
    *awas ge er lantas patahhati uhuhuhu*

    poengo

    19 February 11 at 8:21 pm

  12. haha, untung aja lu ngga ngajak kenalan ray!

    giovaniharyadi

    27 February 11 at 3:03 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: