kribo

penulis malas

Doktor Sunda

with 17 comments

“Ijal pasti minum es lagi deh,” ujar mama melalui telepon.

Saya mencoba mengingat minuman dingin terakhir yang saya minum. Ah iya, saya menyeruput jus alpukatnya Windy waktu buka bersama Boulevard lalu.

“Bukannya kalau amandelnya diangkat udah boleh minum es ya Ma?” saya balik bertanya. Saya ceritakan usai operasi amandel, dokter malah memberi saya 2 cup es krim. Dia bahkan menganjurkan saya untuk menghabiskannya.

Ceramah ilmiah mama dimulai, masih lewat telepon. Kesimpulannya, saya tetap tidak boleh minum es atau minuman dingin lainnya. Saya mengalah, saya sudah jatuh sakit. Jadi tak ada gunalah berdebat dengan mama lagi.

Sejak hari minggu lalu saya tepar. Awalnya hanya flu biasa disertai batuk. Tapi semakin hari semakin menjadi. Selasa kemarin puncaknya. Bukan bermaksud menakuti, tapi batuk yang tadinya hanya diiringi dahak berubah jadi batuk berdarah. Tenggorokan saya serasa terbakar. Untuk membuka mulut saya atau sekedar menelan ludah saya perlu mengeluarkan keringat dingin, karena sakitnya minta ampun. Kalau ada yang pernah operasi pengangkatan amandel, kira-kira sakitnya seperti itu. Saya seperti merasakan operasi amandel dua kali. Parahnya saya pun tidak bisa tidur untuk sekedar melupakan kesakitan ini.

Untunglah bapak kos berbaik hati. Jam setengah 9 malam, dengan mobil antiknya saya diantarkan ke klinik dokter. Klinik tersebut letaknya di daerah Wastukencana. Cukup jauh dari kos, tapi menurut bapak kos obat dari dokter ini cukup ampuh. Dia bercerita bahwa dia pernah kena suatu penyakit. Dia lalu berobat ke dokter yang berpraktek di dago. Hasilnya, empat kali dia pulang pergi kesana tanpa perubahan. Akhirnya seorang saudaranya menyarankan dia ke klinik di Wastukencana ini. Mengejutkan, sekali berobat bapak kos langsung sembuh.

Jam 9 lewat kami sampai di klinik. Saya melihat papan nama klinik tersebut. Ah, dokter ini menggunakan singkatan Dr. dengan huruf D kapital di depan namanya. Saya ingat cerita teman saya di Gorontalo sana, Windha namanya. Dia pernah cerita suatu kali ayahnya meminta dia mengirimkan surat. Ayahnya itu seorang dokter spesialis kandungan. Windha menuliskan nama ayahnya di amplop surat dengan tambahan Dr. di depannya. Mengetahui hal itu, ayahnya memarahinya. Katanya singkatan dokter harusnya menggunakan huruf d kecil. Huruf D kapital pada Dr. adalah singkatan untuk gelar Doktor. Ummm, mungkin untuk yang di klinik ini dokternya yang sudah mendapat gelar Doktor.

Kembali ke klinik. Saya masuk ke klinik diiringi bapak kos. Ruang tunggu pasien di klinik itu cukup besar namun sepi. Hanya ada seorang ibu-ibu resepsionis dan dua orang yang terlihat sedang menonton televisi. Resepsionis itu menyambut kami dengan bahasa Sunda. Saya tak punya cukup energi untuk menerjemahkan kata-kata si Ibu resepsionis. Bapak kos kemudian mengobrol dengannya. Rupanya sedang ada rapat dengan dokter lain di dalam. “Sebentar lagi juga selesai,” kata bapak kos.

Rapat selesai jam setengah 10. Kami dipersilahkan masuk. Seperti Ibu resepsionis, pak doktor juga berbicara dalam bahasa Sunda. Karena menunjuk ke ranjang periksa, saya simpulkan doktor menyuruh saya berbaring di sana.

Prosedur standar ala kedokteran dijalankan. Memegang dahi untuk mengecek suhu badan. Menyinari rongga mulut dengan senter kecilnya. Lalu memeriksa denyut nadi dan tekanan darah dengan alat pompa-pompa itu (saya lupa nama alatnya, tapi kalau tidak salah alat pengukur tekanan namanya barometer). Dan terakhir memeriksa bunyi nafas dengan stetoskopnya.

“Disuntik ya supaya sembuh,” pak doktor berujar akhirnya tanpa bahasa Sunda.

Saya mengangguk. Tapi pak doktor kemudian meminta membuka sedikit celana saya. Kaget.

“Disuntiknya di pantat dok?”

Doktor mengiyakan. Wadaw. Sejak kecil, karena penyakitan saya memang sering disuntik. Tapi seumur-umur saya belum pernah disuntik di pantat. Ternyata rasanya geli dan sedikit ngilu.

Proses selesai. Doktor kembali ke meja kerjanya. Mengumpulkan beberapa plastik obat dari lacinya, doktor lalu menyerahkannya pada saya. Sebelum keluar dia memberikan sedikit nasihat. Saya tak mengerti ucapannya karena dia kembali berbahasa Sunda.

Kok aneh ya, tidak seperti di praktek dokter biasanya. Dia tidak memberikan resep dan lain-lain. Seperti tidak bonafid. Tapi jangan, saya harus tetap yakin. Kata orang, yang membuat sembuh itu bukan obat atau dokternya. Tapi keyakinannya bahwa yang dia lakukan bisa mendatangkan kesembuhan. Efek sugesti namanya.

***

Saya sudah mulai mendingan sekarang. Meski tenggorokan masih terasa seperti habis operasi, tapi setidaknya saya sudah bisa tidur agak nyenyak hari ini. Hufff, semoga saya sudah bisa masuk besok kuliah besok. Saya kangen kampus, kangen internetnya, kangen lihat anak baru yang manis-manis, kangen rame-ramean bareng Boul, kangen semuanya lah.

Doakan saya sembuh ya temans!

Advertisements

Written by ray rizaldy

10 September 08 at 8:29 pm

Posted in raie

Tagged with , , , , ,

17 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. “Saya mengangguk. Tapi pak doktor kemudian meminta membuka sedikit celana saya. Kaget.

    โ€œDisuntiknya di pantat dok?โ€

    Doktor mengiyakan. Wadaw. Sejak kecil, karena penyakitan saya memang sering disuntik. Tapi seumur-umur saya belum pernah disuntik di pantat. Ternyata rasanya geli dan sedikit ngilu”

    Kok gua jadi membayangkan ada malpraktek ya heheheh.

    ikram

    10 September 08 at 9:00 pm

  2. Hoho… Cepat sembuh Ray… Tugas RPLL berikutnya segera dirilis… Ahaha…

    reiSHA

    11 September 08 at 10:31 am

  3. huihuihui,,,

    wah, aku dong udah 2 kali suntik di pantat ray, ini yg aku ingat yah, yg aku ga ingat ntah udah berapa kali, hehe..
    yg pertama karena malaria pas sma,
    yg terakhir (amiiin) pas lagi di itb, pas tpb, karena hiperaktif usus alias salah makan.. ๐Ÿ˜†
    abis disuntik jadi susah jalan gitu kan ray??
    kayak keram kan??
    hehe, keram keram asyik tepatnya.. hehe

    tp kamu kok aneh sih,
    yg sakit kerongkongan kok yg disuntik pantatss..
    jgn2 kamu ini evolusinya blum sempurna ya?

    huihuihui..
    peace!

    uchenk

    11 September 08 at 2:45 pm

  4. ijal.. cepatlah sembuh.. ๐Ÿ˜€

    enak kok disuntik di situ.. haha.. wakti kecil malah kl ke dokter ga disuntik rasanya gmn getoh.. hihihii..

    Inay

    11 September 08 at 3:41 pm

  5. moga cepet sembuh bang kribo,…
    wah gw juga batuk2 nie sejak awal ramadhan, apa karena cuaca yah..

    *uhuk*

    adhie

    11 September 08 at 9:58 pm

  6. Cepat sembuh ya bro..
    kok biaya ke doktornya ga disebut??
    klo di bandung aku males ke Doktor, soalnya setelah mbayar rasanya hatinya mendadak jadi sakit karena melihat nominal di kitir recepcionis.. Boro2 sembuh malah tambah jadi kanker (kantong kering)..
    Mengenai gelar Dr, yah namanya juga ego. Kan biar kuliah S1 sebutannya mirip S3 heheheehe. Gimana klo nama dokter dirubah aja menjadi dukun agar menghindari kemiripan nama?? bisa2 akan terdapat demo masal si orang berjas putih ini hahahahahaha.
    salam

    proletarman

    12 September 08 at 11:38 am

  7. cepat sembut…ada yang nemenin lu sakit ga? ga ada ya..secara ga ada pacar…haha..*ketawa setan mode on

    iyra

    12 September 08 at 6:15 pm

  8. get well soon ya

    Elys Welt

    12 September 08 at 8:12 pm

  9. DAN TERNYATA ITU SEMUA CUMA MIMPIIIII…..!!!!!!!!

    XD

    sigit

    12 September 08 at 8:33 pm

  10. @ikram : hahaha, ngeres dikau kram

    @sha : waduh, kok kayaknya jadi enakan di rumah ya ๐Ÿ˜›

    @uchenk : nah, kalo ini kayaknya dikau beneran kena malpraktek chenk…

    @inay : wui, klo cewe yang nyuntik harus cewek juga kan nay?

    @adhie : iya kemungkinan besar gr2 cuaca yang lagi aneh banget sekarang ini

    @proletarman : waktu itu ke rumah sakit di jakarta. ternyata masih banyak malah yang namanya pake Dr. dan bukan dr. hahaha, tapi yang penting daku sembuh sekarang. syukur aja deh

    @iyra : ada doooooong, masih ada laptop. ๐Ÿ˜›

    @Elys Welt : trims ya. ^^

    @sigit : ?????

    ray rizaldy

    15 September 08 at 4:03 pm

  11. wah.. ray lg sakit?
    pantesan kamis kmrn gw ga dsms..

    ray, gw dateng k cc kamis kmrn.
    tp ga ada syapa”..
    tnyata kata devy ruangannya dipindah.
    hiks..

    loh. kok jd curhat colongan.

    yah.. get well soon ya ray.

    shofinita

    15 September 08 at 4:23 pm

  12. @shofi : udah baikan kok shof, kemarin ketemu dikau di labtek. pengen manggil apa daya suara tak sampai. suara daku lagi out off order nih
    hari ini ada lagi. dateng ya shof

    ray rizaldy

    16 September 08 at 4:07 pm

  13. Weh semoga lekas sembuh dek!

    Kmren jg baru dari dokter. Lanang demam, ga bisa tidur nyenyak. Cuaca jg lg ga beraturan. Bisa-bisanya lg hujan deras tp keringat jg bercucuran..

    Soal nama, panggilannya Lanang.
    Bono cm panggilan kesayangan ayah bundanya ๐Ÿ™‚

    Bunda Lanang

    16 September 08 at 9:46 pm

  14. cepet smbh ya raie..
    flu emang lg mewabah ni.. aku br mo sembuh dr flu.. pas pulang krj naik kreta, dibersinin org.. eeh skrg flu lagi.. deuh.. jangan lupa mnm vit c biar cepet smbh. pengalaman suntik di pantat ga terlupakan yah? heheheheu..

    dee

    17 September 08 at 10:30 am

  15. Udah sembuh Ray? Meuni atian dikaw teh ๐Ÿ˜€

    Yessi Pratiwi

    17 September 08 at 12:43 pm

  16. @bunda Lanang & dee : trims yaaaa. betul kan cuacanya emang lagi buruk. (masih ngeles disalahin gara2 minum es) ๐Ÿ˜€

    @Yessi Pratiwi : syukurlah udah sembuh. udah nanya ama 2 orang sunda di sebelah daku. gak ngerti artinya meuni atian. artinya apa chi? hehehe

    ray rizaldy

    18 September 08 at 12:55 pm

  17. Bo’,
    Blog gue dah pindah alamat niy disini http://iyonz.wordpress.com
    Kalo ada waktu mampir yah. .
    ๐Ÿ™‚

    Kapan2 kita lanjutkan perjalanan ke Gorontalo lagi.. .
    Hihihihihi

    iyonz

    14 October 08 at 1:22 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: