kribo

penulis malas

Pattimura dan Pedangnya

with 7 comments

Jam 4 sore dan daku masih tetap berada dalam Lab. Pacaran bersama pacarku yang kedua, Acer Aspire 5560. TOSHIBA satellite pro 4600, Pacar pertama daku ditinggal di bekasi sana. “Nanti Hanna nggak ada mainan lagi, nggak bisa gambar-gambar lagi.”, kata adikku waktu daku mau membawa pacar kesayanganku itu.

Dari jam 10 pagi tadi daku sudah ada disini. Akh sial, kirain ide pacaran ini bakalan sukses mengalihkan perhatian dari rasa lapar daku. Taunya… sekarang tetep aja daku lapar. Puasa ya? No that’s not it. Sewaktu sampai di kampus daku baru sadar uangku ini tinggal 5500 rupiah. Lalu daku belikan donat di himpunan sebagai sarapan pagi. Hahaha, keren kan? Kayak orang bule sarapannya roti. Dan jadilah sekarang dompet daku bersemayam 4 Kapitan Pattimura yang menenteng pedangnya (eh itu pedang bukan sih?).

Ngomong-ngomong tentang Pattimura. Daku jadi ingin cerita tentang pahlawan eh bukan deng hari kemerdekaan.

Ceritanya berawal tahun lalu. Saat itu daku belum menganggap dan sadar bahwa TOSHIBA di rumah itu adalah belahan hati daku, makanya daku masih mencoba untuk mencari belahan jiwa. Caranya? Ikutan OSKM, Orientasi Studi Keluarga Mahasiswa, terserah mau jadi P3K, Keamanan ataupun Taplok. Berdasarkan riset saat itu, OSKM adalah jalan lapang bagi para pencari jodoh. Hahaha. Dan dengan tanpa sengaja daku terdaftar sebagai Taplok.

What a pity am I… daku memang tak berharap muluk untuk dapat pasangan taplok secantik Dian Sastro atau mungkin seseksi Titi Kamal, yah minimal seperti Jessica Alba deh. Lho malah ketinggian khayalan daku itu. Dan yang gw dapet adalah Aline, cewek kekar jebolan Taruna Nusantara. Sepanjang diklat tak pernah kepala keren daku ini lepas dari pukulan supernya Aline (hehehe, no offense buat Aline).

Dah ah, cerita utamanya pas 17an. Daku mendambakan 17an yang meriah, dimana sepanjang jalan dipenuhi warna Merah-Putih, semua orang tersenyum dan tertawa ikut serta dalam perlombaan-perlombaan kemerdekaan. Makan kerupuk, balap karung, tarik tambang, sepak bola pake sarung, engrang atau apalah itu. Sekali dambaan tinggal dambaan, OSKM yang daku ikuti bermasalah. Rektor tak memberikan izin. Angkatan baru akan dikenai sanksi jika tetap berani mengikuti kegiatan ini. Berarti pintu jodoh daku kali ini tertutup lagi.

Tau seperti apa Agustusan daku kali itu? yang sama-sama jadi panitia pasti tau. Upacara 17annya jadi aneh, pemimpin upacara (yang juga mahasiswa) dalam pidatonya, eh bukan daku lebih suka menyebutnya sumpah serapahnya malah mencaci maki pihak yang dianggap bersalah atas kegagalan OSKM. Selain itu, dengan gobloknya dia mengubah teks proklamasi. Memangnya dia pikir siapa dia? Soekarno kah? Hatta kah? Seenaknya mengganti teks proklamasi. Akh, benar-benar 17 an yang sama sekali tidak berkesan.

Lho cerita tentang kemerdekaan koq jadi curhat gini?

Eh, akhirnya sms dambaan daku tiba.

“Jal, uangnya dah mama kirimin ke ATM. Nanti mama ke bandung mw ngebayarin uang kost.”

Padahal gw dah ngebayangin klo nanti gw pulang naik angkot (Pattimura tinggal 3), trus beli indomie 2 bungkus (Pattimura tinggal 1), lho… ternyata masih sisa 1 Pattimura lagi. Yah buat besoknya lah naik angkot. Dan bayangan tinggal bayangan, setidaknya kali ini daku mendapat pengganti bayangan yang jauh lebih baik. Yaitu bertahan hidup sampai bulan depan. Hehehe.

Advertisements

Written by ray rizaldy

28 August 07 at 5:57 pm

Posted in raie

7 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. pacarmu yang kedua itu sudah bisa F12 belum?

    ikram

    28 August 07 at 7:25 pm

  2. hahahaa
    kayaknya desperate banget neh mas ray
    ampe nafsu ama laptop,,

    no offense
    good luck deh ray buat jodohnya!!

    bayu adi persada

    29 August 07 at 1:34 pm

  3. hahaha
    sama juga buat lo bay
    kita nasibnya g jauh beda 😛

    ray rizaldy

    1 September 07 at 12:03 am

  4. bales ray.. bales…
    Toshiba Vista tuuhhh! gyahahaha :))

    ikazain

    1 September 07 at 7:01 pm

  5. hehehe, untungnya gw bukan pendendam ka.
    gile, semakin penuh aja boul dengan laptop2 baru

    ray rizaldy

    3 September 07 at 10:07 am

  6. yep. kalo udah pada berleptop masih pada males nulis. Duh, keterlaluan deh.
    Ray, laptop gue cadel. Nggak bisa R. Hahaha..

    ikazain

    5 September 07 at 4:22 pm

  7. nyindir,,,
    laptop gw aneh gara2 g bsia mengeja ef du a be las
    😛

    ray rizaldy

    6 September 07 at 12:57 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: