Archive for December, 2007

Zaenal

26 December 07

Namanya Zaenal, teman saya sejak di Sekolah Dasar. Kala itu, dia merupakan siswa paling cemerlang di sekolah. Setiap caturwulan namanya disebut sebagai juara umum. Bersama seorang lagi, Anom namanya, bertiga kami membentuk ARZ. Menurut teman sekelas ARZ adalah geng jenius. Jenius? Ya, dua orang lain kecuali saya memang langganan kursi peringkat 1 dan 2. Saya [...]

Takbiran Pertama

21 December 07

“Allahu akbar…Allahu akbar…Allahu akbar, Laa ilaaha illallahu Allahu akbar”

Saya terbangun masih dengan pakaian sholat lengkap dengan peci hitamnya. Saya tertidur di masjid lagi ternyata. Entah kenapa, sejak masuk penjara suci ini, saya jadi sering tertidur di Masjid. Nyaman sekali rasanya.

Sekeliling saya tersisa beberapa siswa juga seorang guru duduk berkumpul. Sang guru menggenggam mikrofon sambil melafalkan [...]

Karena Rasa Adalah Segalanya

3 December 07

Slogan konyol yang digemborkan oleh sebuah produsen kondom.

Turut berduka cita, atas terus bertambahnya jumlah pengidap HIV/AIDS. Mumpung baru minggu lalu ada peringatan (atau perayaan mungkin). Tapi hal ini harusnya tak perlu dirayakan. Tak guna diadakan pesta atau festival yang dihadiri para artis. Katanya mau memberantas HIV, tapi dalam festival malah dihadirkan artis yang berbaju seksi. [...]

10 Jam Terakhir

3 December 07

Pukul 11 Malam, seorang pemuda termenung di atas kasurnya. Dia hanya memandangi gerak jarum jam. Gelisah. Dalam benaknya, terbayang apa yang akan dilaluinya 10 jam ke depan. Sesuatu yang amat ditakutinya sejak lama. Ketakutan yang dashyat layaknya mendapat pemberitahuan bahwa dia akan mati besok, tepat pukul 9.
Sesekali dia melirik ke telepon genggamnya. Mencoba masuk ke [...]